Wawancara anak teroris. Sebagian dari mereka tak m...
Wawancara anak teroris. Sebagian dari mereka tak mengeyam pendidikan formal, baik karena Cara jaringan teroris melakukan proses rekrutmen pada anak-anak. Upik Lawanga, satu diantara 23 teroris yang ditangkap di Lampung mengaku merupakan pembuatan senjata rakitan untuk aksi teror. Bagaimana orang-orang dewasa menyikapi hal ini? Perlindungan khusus bagi anak-anak korban jaringan terorisme diselenggarakan dalam bentuk pendidikan nasionalisme, konseling bahaya terorisme, rehabilitasi sosial, dan perlindungan sosial. Jika jawaban sesuai ideologi mereka, anak-anak Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan dalam wawancara di Radio Elshinta Edisi Sore, Rabu (19/11/2025) bahwa pola rekrutmen kini bergeser ke ruang maya JAKARTA, KOMPAS. Ini wawancara eksklusif bersam Dia kini bagian dari kelompok kecil anak-anak teroris yang ditampung di sebuah rumah di Jakarta Di sana Mila mendapatkan layanan psikologis dan belajar hidup di lingkungan sosial yang baru. Keberanian Kanye membuat ISIS ingin merekturnya menjadi "pengantin". (Freepik) POLRI baru-baru ini mengungkapkan strategi terbaru yang digunakan oleh jaringan terorisme untuk merekrut anak-anak Mantan napi teroris beralih jadi tukang jagal ayam: ‘Saya pernah dikafirkan, gara-gara anak saya sekolah di negeri’ BBC Indonesia Densus 88 menangkap lima tersangka Jaringan terorisme, yang merekrut anak-anak via WhatsApp, Facebook hingga game online. Sayangnya, negara dinilai belum mampu melakukan pendekatan pencegahan yang sesuai dengan usia mereka. . Selain itu adanya potensi Serangan bom bunuh diri di Surabaya oleh keluarga: ayah, ibu, dan melibatkan anak-anak di bawah umur, menunjukkan perubahan besar dalam peta aksi teror. Para pelaku memanfaatkan berbagai Ali Imron, terpidana seumur hidup, kasus bom Bali mengatakan bahwa hanya butuh waktu 2 jam bagi dirinya untuk membuat seseorang terpapar paham radikalisme da Anak muda rentan dengan berbagai pengaruh, termasuk paham radikalisme dan terorisme. Pada Melimpahnya sumber informasi, kritisisme, dan kecemasan anak akan bahaya terorisme kian meningkat. Ini adalah sesuatu Memperbincangkan tentang jihad, terorisme dan kaitannya dengan Islam sampai saat ini masih menjadi bahasan yang menarik bagi banyak pihak. Suara. com - Untuk menjawab dan menjelaskan apa itu teroris, apa itu bom, dan kenapa para teroris itu membunuh, memang tidaklah mudah. Pemu-langan anak-anak eks teroris ke tanah air tentu membutuhkan koordinasi lintas batas dengan otoritas asing dan lembaga internasional untuk proses pemulangannya. DETASEMEN Khusus 88 Antiteror atau Densus 88 Antiteror Polri mengklaim jaringan terorisme merekrut 110 anak di 23 provinsi di Indonesia sepanjang Sehingga anak sebagai pelaku teroris bukan hanya permasalahan hukum semata, namun permasalahan lingkungan yang membentuk perkembangan anak juga Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap adanya lebih dari 110 anak dan pelajar di Indonesia yang terekrut jaringan teroris. Lebih dari itu, orang Di satu sisi perempuan mendapat legitimasi dari kelompok teroris untuk melakukan aksi; di sisi lain, remaja adalah usia rentan paparan radikalisasi. Kini perempuan menjadi pelaku aktif dan Putra terpidana mati Bom Bali Amrozi ini berkisah tentang kehidupan setelah kematian sang ayah dan pesan agar anak muda jangan terlibat aksi terorisme. DETASEMEN Khusus 88 Antiteror atau Densus 88 Antiteror Polri mengklaim jaringan terorisme merekrut 110 anak di 23 provinsi di Indonesia JAKARTA, KOMPAS — Dalam setahun terakhir, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menangkap lima terduga teroris yang aktif merekrut anak untuk dijejali dengan paham radikal. Para korban berasal dari 23 Densus 88 menangkap lima tersangka Jaringan terorisme, yang merekrut anak-anak via WhatsApp, Facebook hingga game online. Laporan itu juga menyoroti bagaimana rekrutmen teroris semakin canggih dan bukan hanya menyasar remaja dan dewasa muda usia 15–25 POLRI baru-baru ini mengungkapkan strategi terbaru yang digunakan oleh jaringan terorisme untuk merekrut anak-anak melalui ruang digital. Para pelaku menjebak anak-anak dengan pertanyaan. Bagaimana cara kelompok teroris dan kelompok yang berbasis kekerasan merekrut anak-anak di Indonesia? Apakah ada kelompok anak-anak tertentu yang lebih rentan terhadap perekrutan? Kabar aksi terorisme di Mabes Polri dan Makasar bertebaran di media, perhatikan cara orangtua membicarakannya dengan anak. Anak Mantan Teroris Merajut Masa Depan di Pesantren al-Hidayah Seorang mantan teroris mendidik anak-anak terpidana terorisme agar menjauhi faham radikal. Bagi anggota ISIS ini, Kanye West mengingatkannya pada Bilal Bin Rabah. Jaringan terorisme menggunakan latar belakang ideologi kanan, seperti agama. Bukannya merundung, generasi muda didorong berempati pada pelaku teror dan orang-orang yang kini terjebak dalam paham ekstrem. com - Polri mengungkap pola baru perekrutan anak-anak dan pelajar ke dalam jaringan terorisme yang memanfaatkan ruang JAKARTA - Densus 88 Antiteror Polri menangkap lima orang dewasa yang bertugas merekrut anak-anak untuk tergabung dalam kelompok Densus mencatat ada setidaknya 110 anak berusia 10-18 tahun yang diduga telah terekrut jaringan terorisme. Konteks Perekrutan dan eksploitasi anak oleh kelompok teroris dan kelompok ekstremis dengan kekerasan adalah masalah yang telah menjadi perhatian internasional dalam beberapa tahun Anak-anak dalam jejaring terorisme selama ini ditampung lembaga pendidikan alternatif.